Pemanfaatan Buah dan Sayuran Sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif

Assalamu’alaikum teman-teman.

 

Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat teman-teman jenuh belajar daring. Kita harus menjalani kegiatan sekolah di tengah lingkungan rumah sehingga kurang fokus dan merasa bosan. Kondisi pandemi yang saat ini melanda menciptakan banyak pembelajaran baru tidak hanya buat guru, siswa dan orang tua, namun juga untuk masyarakat Indonesia. Dan kita harus bisa belajar melalui krisis yang terjadi saat ini. Belajar memang tidak selalu mudah, tapi ini saatnya kita berinovasi, ini saatnya kita bereksperimentasi, ini saatnya kita mendengar hati nurani kita dan belajar dari COVID-19 agar kita menjadi masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan.

Ditengah pembelajaran luring dimasa pandemi ini, SD6 Pakcoy melakukan eksperiment agar dapat berinovasi sumber energi listrik alternatif dari buah dan sayuran yang terdiri dari jeruk, lemon, tomat dan kentang. Pada prinsipnya, buah dan sayur berperan sebagai konduktor ionik. Tegangan listrik akan muncul jika ion berlainan muatan tersebut saling bersinggungan. Interaksi antar ion yang berlawanan muatan ini disebut elektrolit (larutan ionik). Garam dapur ketika dilarutkan dalam air akan memicu kontak antara ion yang menyusun garam terdiri dari Natrium (Na +) dan klorida (Cl ) akan saling bersentuhan membentuk elektrolit yang mengalirkan listrik.

Untuk alat dan bahan, cara kerja, hasil dan kesimpulannya bisa teman-teman lihat di laporan percobaan berikut:

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat kegiatan eksperiment di link berikut :

Pandemi COVID-19 telah memberi kita begitu banyak pelajaran, tidak hanya tentang upaya memutus mata rantai penularannya, tapi juga bagaimana kita tetap belajar, dan bagaimana sekolah-sekolah berkreasi memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar. Semoga teman-teman selalu semangat belajar, membaca, dan berkreasi.

Semoga bermanfaat dan terimakasih atas perhatiannya.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *